Impor Besi dan Baja Berusaha Dikendalikan oleh KEMENPERIN

Impor Besi dan Baja Berusaha Dikendalikan oleh KEMENPERIN

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melewati Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) bersama pemangku kepentingan tengah berusaha untuk memegang impor besi dan baja. Karena adanya impor di sektor hilir industri besi dan baja membikin spekulan tumbuh subur.

“Produk besi dan baja sungguh-sungguh dimungkinkan untuk ditimbun. Hal itulah yang menjadi kesempatan bagi spekulan untuk melancarkan aksinya,” ujar Dirjen ILMATE Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan di Kemenperin, Jakarta.

Baca Juga: besi siku

Berdasarkan Putu, jikalau impor besi dan baja tak dikuasai dan kian besar, akan berbahaya keberlangsungan industri hulu di dalam negeri. Para pemodal malahan tidak mau untuk berinvestasi di sektor ini jikalau harga pasar diatur oleh para spekulan.

“Apabila di hulu tak dapat menyuplai, karenanya industri hilirnya akan lebih banyak mengimpor. Bila telah demikian itu, kecuali hulunya tak dapat tumbuh, juga akan membebani neraca perdagangan kita,” imbuhnya. Putu memperhatikan industri besi dan baja sungguh-sungguh penting bagi perekonomian Indonesia. Karena industri ini ialah penyangga dari industri lainnya.

“Penerapan kita kenal, bahwa industri besi dan baja ialah mother of industry dari industri-industri lain, jadi kita mesti terus jaga agar iklim investasi industri ini di Indonesia konsisten kondusif. Jangan hingga Indonesia jadi kancah spekulan untuk besi dan baja,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Industri Logam Kemenperin Doddy Rahadi mengatakan, pengaplikasian bahan baku logam dalam negeri terus ditingkatkan untuk pemanfaatan secara maksimal di industri hilir.

Untuk itu, Kemenperin mengasah pengembangan industri logam berbasis sumber energi lokal sebab prospek sektor induk ini di masa akan datang masih cukup potensial. “Industri logam disebut sebagai mother of industry sebab produk logam dasar ialah bahan baku utama bagi aktivitas sektor industri lain, di antaranya industri otomotif, maritim, elektronika, serta permesinan dan perlengkapan pabrik,” paparnya.

Selain hal ini, Kemenperin mengonsentrasikan pada program Peningkatan Selain Produk Selain  (P3DN). Program ini ialah salah satu upaya pemerintah untuk mendukung masyarakat ataupun badan usaha supaya lebih menerapkan produk dalam negeri.

“itu, melewati P3DN, bisa diberdayakan industri dalam negeri melewati pengamanan pasar dalam negeri, mengurangi ketergantungan terhadap produk impor, serta meningkatkan poin tambah produk dalam negeri,” jelasnya.

Ditambahkan Doddy, dalam upaya melindungi dan mendukung pertumbuhan industri logam nasional, pemerintah sudah mengerjakan pelegalan SNI patut.  itu, melewati progres beraneka pameran, yang diinginkan masyarakat bisa mengenal kesanggupan industri logam di dalam negeri dan menyadari akan pentingnya pengaplikasian produk dalam negeri untuk memajukan industri logam nasional.

 

Baca Juga: plat bordes