Buku Adalah Sarana Untuk Membuat Karakter Murid

Hasil gambar untuk book study

Saint Monica Jakarta School – Pengajaran karakter dan tradisi bangsa menjadi rencana prioritas peningkatan Sumber Energi Manusia (SDM). Dengan demikian, dibutuhkan program riil pada satuan pengajaran yang bisa menginternalisasikan poin-poin karakter tradisi bangsa ke dalam pengajaran di sekolah. Adapun tujuan pengajaran karakter di antaranya yakni memaksimalkan potensi afeksi peserta ajar sebagai manusia, sekalian warga negara yang mempunyai poin-poin tradisi dan karakter bangsa. Oleh sebab itu, dalam upaya pembangunan karakter bangsa dibutuhkan upaya sungguh-sungguh untuk membangun karakter individu (warga negara). Poin-poin yang perlu diinternalisasi pada generasi muda antara lain integritas, mandiri, gotong royong, religius, dan nasionalis.

Salah satu upaya internalisasi yang dilaksanakan Direktorat Pembinaan Guru Pengajaran Menengah menyelenggarakan Pertandingan Penulisan Naskah Buku untuk Guru Pengajaran Menengah. Hasil dari pertandingan itu yakni buku-buku yang berbobot karakter, yang bisa dihasilkan sebagai bahan bacaan bagi para siswa dan guru sekolah menengah. “Di satu sisi pertandingan ini yakni kancah peningkatan potensi guru dalam dunia tulis-menulis.

Berdasarkan ia, sebagai bangsa yang menjunjung tinggi poin-poin kebangsaan, telah sewajarnya bila semua faktor bangsa menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab peserta ajar sebagai generasi penerus. Kecuali itu, lingkungan pengajaran wajib memaksimalkan kecakapan peserta ajar menjadi manusia yang mandiri, kreatif, dan berwawasan kebangsaan. Dia menegaskan lingkungan kehidupan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman, jujur, penuh kreativitas dan pertemanan, serta dengan rasa kebangsaan yang tinggi dan penuh energi (dignity) adalah tujuan utama dari bangsa ini

“Oleh sebab itu, Aku menyambut bagus program Pertandingan Penulisan Naskah Buku untuk Guru Pengajaran Menengah yang bertema Melewati Pertandingan Penulisan Naskah Buku Kita Menghayati Poin-Poin Pengajaran Karakter untuk Menyusun Pribadi Manusia Indonesia yang Cerdas, Berbudaya, Mandiri, dan Kompetetif,” ujarnya. Dia mau, Pertandingan Penulisan Naskah Buku untuk Guru Pengajaran Menengah ini benar-benar bisa menggali, memaksimalkan, dan mendayagunakan potensi menulis di kalangan guru pengajaran menengah, serta bisa memajukan pengajaran nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

Baca Juga : Saint Monica Jakarta