Begini Cikal Bakal Pendidikan

Pendidikan/Ilustrasi

International School Jakarta – Tapi demikian, cikal bakal pengajaran Islam yang memakai metode pengajaran modern seperti kini ini yaitu madrasah-madrasah nizhamiyah. Kurikulumnya berfokus pada Alquran (membaca, menghapal, dan menulis), sastra Arab, sejarah Nabi SAW, dan berhitung. Metode pendidikannya menitikberatkan pada mazhab Syafi’i dan mengerti Asy’ariyah (aliran teologi yang mendapatkan argumen rasional, tapi percaya penuh terhadap dalil-dalil wahyu—Red) yang berkembang dan dianut dikala itu.

Metode belajar yang digunakan di madrasah nizhamiyah yaitu pendidik berdiri di depan ruang kelas memperkenalkan materi-materi kuliah, sementara para pelajar (mahasiswa) duduk dan memperdengarkan penjelasan di atas meja-meja kecil (rendah) yang disediakan. Kemudian, progres belajar dilanjutkan dengan mengobrol (tanya-jawab), antara dosen dan para mahasiswa mengenai materi yang dipersembahkan dalam suasana motivasi keilmuan yang tinggi.

Dalam melakukan kesibukan belajar mendidik, seorang kekuatan pendidik di nizhamiyah senantiasa dibantu oleh dua orang mahasiswa (asistensi). Kedua orang mahasiswa inilah yang bertugas membaca dan menerang kan kembali kuliah yang sudah diberi terhadap mahasiswa yang tertinggal.

Status kekuatan pendidik (dosen) di madrasah hal yang demikian menurut pengangkatan dari khalifah dan bertugas dengan masa tertentu. Di antara nama-nama besar yang mengabdikan dirinya sebagai kekuatan pendidik di madrasah nizhamiyah yaitu Syekh Abu Ishaq asy-Syirazi (seorang fakih Baghdad), Syekh Abu Nasr as-Sabbagh, Abu Abdullah at-Tabari, Abu Muhammad asy-Syirazi, Abu Qasim al-Alawi, at-Tibrizi, al-Qazwini, al- Fairuz Kekal, Imam al-Haramain Abdul Ma’ali al-Juwaini, dan Imam al-Ghazali.

Nizam al-Mulk terus berupaya mengoptimalkan institusi pengajaran ini cocok dengan tuntutan zaman. Dia mendirikan banyak madrasah nizhamiyah di beragam daerah. Supaya pendidik dapat berfokus secara penuh mendidik para siswa, Nizam al- Mulk menentukan untuk memberi gaji tiap-tiap bulan bagi seluruh pendidik. Tapi, kebijakan mengenai gaji ini belum dapat diterima oleh para pendidik di madrasah nizhamiyah. Para pendidik ini lebih menyukai mendidik tanpa digaji, tapi kesejahteraan hidup mereka terjamin. Bagi para dosen, gagasan untuk menggaji guru pada masa itu diperhatikan sebagai suatu gagasan yang terlalu maju. – International School In Jakarta

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.